Diposting pada 27 July 2025, 15:22 Oleh BN
Slawi - Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid bersama ratusan warga meramaikan ritual Sedekah Waduk Cacaban di Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, pada kamis (24/7/2025).
Acara budaya seremonial dan kearifan lokal ini turut dihadiri oleh Wakapolres Tegal, Asisten Sekda, Kepala Disporapar, Camat Kedungbanteng, Forkopimcam serta masyarakat desa sekitar waduk Cacaban.
Kepala Disporapar Ahmad Uwes Qoroni dalam laporannya menyampaikan bahwa acara sedekah Waduk Cacaban mencerminkan keharmonisan masyarakat sekitar dan merupakan bentuk rasa syukur atas segala berkah yang diberikan oleh alam dan Tuhan yang Maha Kuasa.
Sedekah Waduk Cacaban kali ini mengusung tema Gemah Ripah Loh Jinawi Tata Tentrem Kerta Raharja yang artinya Suatu Daerah yang subur, makmur, aman, tertib, tentram, dan sejahtera.
“Tema ini sesuai dengan harapan masyarakat yaitu tumbuhnya semangat gotong royong, kebersamaan, dan harapan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik sesuai dengan harapan kita Tegal Luwih Apik” tutur Uwes Qoroni.
Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang mendukung kelancaran acara.
“Sedekah waduk menjadi media promosi wisata berbasis budaya yang sangat efektif untuk memperkuat daya tarik waduk cacaban sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Tegal. Waduk cacaban memiliki potensi besar untuk menjadi kawasan wisata terpadu yang tidak hanya menawarkan keindahan alam tapi juga pengalaman budaya yang autentik,” ujar Ahmad Kholid.
Beliau menambahkan bahwa penyelenggaraan event budaya seperti Sedekah Waduk Cacaban ini sejalan dengan visi Kabupaten Tegal yaitu Tegal Maju dan Tangguh.
“Potensi wisata Waduk Cacaban akan terus kita kembangkan melalui berbagai inovasi layanan, pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat, serta pelibatan aktif UMKM dan kelompok sadar wisata agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat” tegas Ahmad Kholid.
Sebagai penutup, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan Waduk Cacaban, tidak hanya dari sisi ekologi dan lingkungannya, tetapi juga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur kita.
Rangkaian kegiatan Sedekah Waduk Cacaban sudah dilakukan sejak hari rabu (23/07/2025) dengan istighosah dan doa bersama. Keesokan harinya dilanjutkan dengan upacara adat, pelarungan kepala kerbau ke waduk, dan malam harinya pertunjukan wayang golek untuk hiburan warga.
Ketua Pokdarwis Tirta Wijaya Kusuma, Ahmad Ahsinudin, mewakili masyarakat sekitar berharap agar Waduk Cacaban dapat terus dikembangkan, tidak hanya sebagai destinasi alam tetapi juga edukasi dan rekreasi.
“Kami tetap melestarikan apa yang sudah pernah dilaksanakan oleh para leluhur. Semoga Cacaban lebih aman, tentram, sejahtera bagi masyarakat Cacaban khususnya dan Kabupaten Tegal pada umumnya,” pungkasnya saat ditemui pasca acara. (KS)