Pemkab Tegal Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118


Diposting pada 20 May 2026, 09:49 Oleh ip


SLAWI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Halaman Belakang Pemkab Tegal, Rabu (20/05/2026).

Upacara dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Amir Makhmud dan diikuti oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah OPD serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tegal. 

Dalam amanatnya, Sekda Amir membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital (komdigi)  Republik Indonesia Meutya Hafid.

Amir menyampaikan, peringatan Harkitnas merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.

“Sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut adalah fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa, di mana kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan. Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” ungkapnya.

Sekda Amir menjelaskan, Kebangkitan Nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan.

“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” kata Amir.

Ia menambahkan, tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara. Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat.

Amir menjelaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat.

“Kita melihat Program Makan Bergizi Gratis kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan,” katanya.

Diakhir amanatnya amir mengatakan, mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama.

“Kebangkitan Nasional adalah milik kita semua, bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif, dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia,” pungkasnya.

 


Tag:




Link Pemerintahan


Link Lainnya