Diposting pada 30 May 2026, 16:27 Oleh ZUL/BS
Slawi – Pemerintah Kabupaten Tegal bersama RSUD dr. Soeselo Slawi dan Yayasan Smile Train Indonesia menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing gratis dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal dan HUT ke-78 RSUD dr. Soeselo Slawi. Kegiatan yang berlangsung pada 29–30 Mei 2026 di RSUD dr. Soeselo Slawi ini diikuti oleh 39 pasien dari berbagai daerah.
Sebanyak 39 peserta
yang mengikuti operasi terdiri dari 29 pasien anak-anak dan 10 pasien dewasa.
Mayoritas peserta berasal dari Kabupaten Tegal, sementara sebagian lainnya
berasal dari Kabupaten Semarang, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Pemalang.
Bupati Tegal Ischak
Maulana Rohman mengatakan, program operasi bibir sumbing gratis ini bukan
sekadar layanan kesehatan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian kemanusiaan yang
memberikan harapan baru bagi para pasien dan keluarganya.
“Peringatan Hari Jadi
Kabupaten Tegal tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik dan
infrastruktur, tetapi juga melalui berbagai program yang menyentuh langsung
kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Ischak.
Menurutnya, operasi
bibir sumbing menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memperoleh
akses layanan kesehatan yang berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas hidup
para penyandang bibir sumbing dan celah langit-langit.
Ia juga berharap jumlah
penderita bibir sumbing dapat terus berkurang dari tahun ke tahun seiring
meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak.
Direktur RSUD dr.
Soeselo Slawi, Guntur Muhammad Taqwin, menjelaskan bahwa kondisi bibir sumbing
dapat menimbulkan berbagai gangguan, mulai dari kesulitan makan, minum hingga
berbicara. Oleh karena itu, tindakan operasi menjadi langkah penting untuk membantu
pasien menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
“Melalui operasi ini
diharapkan pasien dapat memperoleh fungsi makan, minum, dan berbicara yang
lebih optimal sehingga mampu menjalankan aktivitas secara normal,” jelasnya.
Sementara itu, Country
Manager Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, mengapresiasi komitmen
Pemerintah Kabupaten Tegal dan RSUD dr. Soeselo Slawi dalam mendukung program
kemanusiaan.
Deasy menyampaikan
bahwa Smile Train Indonesia saat ini bermitra dengan 81 rumah sakit di seluruh
Indonesia dan membantu pelaksanaan sekitar 8.000 operasi bibir sumbing setiap
tahunnya.
Salah satu peserta
operasi, Farikhatun, warga Kecamatan Jatinegara, mengaku bersyukur karena
anaknya, Muhammad Jazil Attaillah (3 tahun), berhasil menjalani operasi revisi
bibir sumbing yang ketiga secara gratis melalui program tersebut.
Menurutnya, proses
pendaftaran dan persyaratan yang diperlukan cukup mudah. Ia juga merasa senang
melihat perkembangan positif pada anaknya yang kini tampak lebih percaya diri
setelah menjalani tindakan operasi.
Kegiatan bakti sosial
ini memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, di antaranya membantu pasien
memperoleh penanganan medis secara gratis, meningkatkan kualitas kesehatan dan
kemampuan berbicara pasien, menumbuhkan rasa percaya diri, khususnya pada anak-anak,
serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan
kesehatan ibu dan anak.
Selain itu, kegiatan
ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah,
rumah sakit, dan lembaga kemanusiaan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan
yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Melalui bakti sosial operasi bibir sumbing gratis ini, Pemerintah Kabupaten Tegal bersama RSUD dr. Soeselo Slawi dan Smile Train Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis dan berdampak langsung bagi masyarakat. Diharapkan para pasien dapat tumbuh sehat, lebih percaya diri, serta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.