Ngaji Bandongan Menyambut Peringatan Hari Santri 2025 di Kabupaten Tegal


Diposting pada 21 October 2025, 14:50 Oleh BN


Slawi – Menyambut Hari Santri yang diperingati pada tanggal 22 Oktober 2025, Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Kantor Kementerian Agama menggelar kegiatan Ngaji Bandingan dengan Kitab Adabul Alim Wa Al Muta’alim milik KH. Hasyim Asy’ari.  Kegiatan ini bertempat di Pendopo Amangkurat Pemda Kabupaten Tegal, Senin (20/10/2025) dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”

Kegiatan Ngaji Bandongan merupakan bagian dari tradisi pesantren yang masih dijaga hingga kini. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal, M. Aqsho mengatakan bahwa metode bandongan adalah cara tradisional yang efektif dan efisien dalam proses pembelajaran di pesantren, di mana seorang kyai membacakan kitab dan menyajikan suatu kitab, kemudian para santri menyimak serta mencatat.

“Kitab Adabul Alim Wa Al Muta’alim penting dipelajari karena menjadi pedoman bagi para pendidik, santri, maupun murid mengenai bagaimana menjadi guru yang terbaik. Dengan mengikuti ngaji, mengajarkan kita untuk mengutamakan adab dan etika dalam pembelajaran, serta menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya sekadar transfer ilmu, tetapi juga transfer karakter,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kantor Kementerian Agama yang menyelenggarakan kegiatan ini secara serentak se-Jawa Tengah. Menurutnya, tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia memiliki makna yang dalam. Delapan puluh tahun lalu, yang harus selalu kita kawal.

“Hari Santri bukan hanya seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk mengingat perjuangan dari para ulama. Kini, santri juga dituntut tidak hanya cerdas dalam membaca kitab, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” katanya. (WMA)


Tag:




Link Pemerintahan


Link Lainnya