Dialog Interaktif di Kedungsukun, Bupati Tegal Serap Langsung Aspirasi Warga


Diposting pada 03 October 2026, 13:00 Oleh ZUL/PKL


Slawi - Pemerintah Kabupaten Tegal terus membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan berbagai persoalan di tingkat desa mendapat perhatian pemerintah. Hal tersebut terlihat dalam Dialog Interaktif dan Diseminasi Informasi kepada Masyarakat Desa Kedung Sukun, Kecamatan Adiwerna, yang digelar di Gedung Serbaguna Desa Kedungsukun, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan, kebutuhan, maupun usulan pembangunan kepada Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman. Sejumlah aspirasi yang disampaikan warga antara lain berkaitan dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan infrastruktur dasar di desa.

Suasana dialog berlangsung akrab. Sebelum memasuki sesi utama, kegiatan diawali dengan penampilan seni tari dan nyanyian. Bupati Tegal juga berkesempatan menyampaikan pengalaman singkatnya saat mengunjungi Desa Kedungsukun.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa tadi sekitar pukul 15.30 WIB, Bupati bersama rombongan diajak warga melihat sekaligus memanen pisang Cavendish yang menjadi salah satu produk unggulan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kedungsukun.

“Tadi sore kami diajak panen pisang Cavendish, produk unggulannya BUMDes. Jadi kami tadi panen pisang Cavendish dan langsung merasakan nikmatnya pisang Cavendish produk BUMDes Desa Kedungsukun,” ujar Ischak.

Potensi ekonomi desa tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dalam upaya mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi masyarakat. Pengembangan produk unggulan desa juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran BUMDes dalam menggerakkan perekonomian lokal.

Setalah sambutan dari Bupati kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif yang dimoderatori oleh Merry Hany. Warga secara bergantian menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satunya disampaikan Suharjo, warga RT 04 Desa Kedungsukun, yang menyampaikan persoalan genangan dan banjir yang masih terjadi ketika hujan dengan intensitas tinggi. Menurutnya, kawasan di bagian selatan gedung serbaguna menjadi salah satu titik yang terdampak, dengan sekitar tujuh kepala keluarga ikut merasakan dampaknya.

Ia menjelaskan, saluran air dari arah perempatan saat ini sudah tidak berfungsi optimal. Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi kelancaran aliran air ketika hujan turun.

Atas kondisi tersebut, Suharjo mengusulkan pembangunan saluran air baru dari kawasan pasar hingga perempatan dengan panjang sekitar 400 meter.

“Mohon Pak Bupati, untuk tahun anggaran 2026–2027 bisa diadakan saluran air dari pasar sampai perempatan, kurang lebih sepanjang 400 meter,” ungkapnya.

Aspirasi tersebut menjadi salah satu persoalan yang dibahas dalam dialog. Bupati Tegal menanggapi langsung berbagai masukan yang disampaikan masyarakat. Sementara untuk persoalan yang membutuhkan penjelasan teknis maupun kewenangan perangkat daerah, Bupati didampingi organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memberikan penjelasan kepada warga.

Dialog interaktif tersebut tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi dari pemerintah kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang komunikasi dua arah. Pemerintah memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa, sementara warga mendapatkan kesempatan menyampaikan aspirasi kepada pemerintah secara terbuka.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal menegaskan pentingnya komunikasi langsung dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik dan memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.

Bagi masyarakat Desa Kedungsukun, forum dialog menjadi kesempatan untuk membawa berbagai persoalan yang selama ini dibahas di lingkungan masing-masing ke ruang komunikasi bersama pemerintah. Dengan demikian, aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penanganan persoalan maupun perencanaan pembangunan daerah.

 






Link Pemerintahan


Link Lainnya