Diposting pada 14 June 2026, 07:07 Oleh ZUL/YOP
Slawi – Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tegal menggelar Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal, Muhammad Budi Eko, serta dihadiri jajaran Forkopimda, Kepala BPS Kabupaten Tegal beserta ratusan perwakilan petugas sensus dari seluruh kecamatan yang akan melaksanakan pencacahan lapangan.
Dalam amanat Bupati Tegal, Ischak
Maulana Rohman, disampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan pemotretan
secara menyeluruh terhadap kondisi usaha di Indonesia, termasuk di Kabupaten
Tegal. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar penting dalam penyusunan
kebijakan pembangunan ekonomi daerah untuk lima tahun ke depan.
"Sensus Ekonomi 2026 menjadi
instrumen strategis untuk memperoleh gambaran yang akurat mengenai kondisi
perekonomian daerah. Data yang dihasilkan akan menjadi landasan dalam
merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan,"
demikian amanat Bupati Tegal.
Kepala BPS Kabupaten Tegal,
Bambang Wahyu Ponco Aji menyampaikan bahwa seluruh petugas sensus telah siap
menjalankan tugas di lapangan. Sebanyak 1.320 petugas akan menyasar berbagai
jenis usaha, mulai dari warung kelontong, usaha batik rumahan, hingga industri
berskala besar di seluruh wilayah Kabupaten Tegal.
Ia juga mengimbau masyarakat
untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar
sesuai kondisi usaha masing-masing. Seluruh petugas akan dilengkapi dengan
tanda pengenal resmi dan mengenakan seragam BPS selama bertugas.
Apel siaga ini sekaligus menandai
dimulainya masa pencacahan lapangan Sensus Ekonomi 2026. Dalam pelaksanaannya,
petugas akan mendata identitas usaha, omzet, jumlah tenaga kerja, hingga
pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha.
Lebih lanjut, Bambang menegaskan
bahwa kerahasiaan data responden dijamin oleh Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997
tentang Statistik. Seluruh data yang dihimpun hanya digunakan untuk kepentingan
statistik dan tidak dimanfaatkan untuk keperluan perpajakan maupun penindakan.
Melalui pelaksanaan Sensus
Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Tegal mengajak seluruh masyarakat dan pelaku
usaha untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang akurat dan
terpercaya. Partisipasi masyarakat menjadi kunci tersedianya data berkualitas
sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat
sasaran.
Ayo Sukseskan Sensus Ekonomi
2026. Mari Mencatat Ekonomi Indonesia!