Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 Digelar, Polres Tegal Siagakan 720 Personel Amankan Idulfitri


Diposting pada 13 March 2026, 06:23 Oleh ZUL


Slawi – Apel Gelar Pasukan dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Candi 2026 digelar di Lapangan Pemda Kabupaten Tegal, Kamis (12/03/2026). Kegiatan ini menjadi tanda kesiapan jajaran kepolisian bersama unsur TNI dan berbagai instansi terkait dalam mengamankan perayaan Idulfitri 1447 H di wilayah hukum Polres Tegal.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo. Dalam amanatnya, Bayu menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana prasarana sekaligus wujud komitmen sinergitas lintas sektoral dalam menyukseskan Operasi Ketupat Candi 2026.

“Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan seluruh personel dan dukungan sarana prasarana telah siap sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Operasi Ketupat Candi 2026 sendiri akan dilaksanakan mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kapolres Tegal juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada momen Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang atau turun sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan realisasi pergerakan masyarakat, terlebih dengan adanya berbagai stimulus dari pemerintah seperti diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, hingga kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi sejumlah pekerja.

Operasi Ketupat Candi melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik di wilayah Kabupaten Tegal, Polres Tegal mendirikan 10 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polres Tegal.

Usai pelaksanaan apel, Kapolres Tegal bersama jajaran Forkopimda melakukan pengecekan kendaraan operasional serta sarana prasarana pendukung pengamanan.

Saat ditemui usai kegiatan, Kapolres Tegal menyampaikan bahwa total personel yang disiagakan di wilayah hukum Polres Tegal sebanyak 720 personel. Dari jumlah tersebut, 360 personel berasal dari Polri, sementara sisanya merupakan gabungan dari TNI, organisasi masyarakat, dan instansi terkait lainnya.

Ia juga menyoroti salah satu titik yang menjadi perhatian selama masa libur Lebaran, yakni akses menuju objek wisata Guci, khususnya di wilayah Clirit yang saat ini belum dapat dilalui kendaraan besar.

“Untuk rombongan wisatawan yang menggunakan bus menuju Guci kami arahkan melalui wilayah Pemalang. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres Pemalang untuk memastikan kelancaran arus wisatawan yang akan menuju objek wisata tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kendaraan kecil dan sepeda motor masih dapat melintas melalui jalur yang biasa digunakan masyarakat.

Selain itu, Kapolres Tegal juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal selama musim mudik, khususnya rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Tegal juga menyediakan fasilitas penitipan kendaraan roda dua bagi warga yang akan mudik.

“Bagi masyarakat Kabupaten Tegal yang akan mudik dan khawatir meninggalkan kendaraan di rumah, bisa menitipkan sepeda motornya di Polres. Ini merupakan fasilitas yang kami sediakan agar masyarakat bisa mudik dengan lebih tenang dan nyaman,” pungkasnya.

 






Link Pemerintahan


Link Lainnya