Diposting pada 10 July 2025, 11:17 Oleh ip
SLAWI - Wakil Menteri Sosial Republik
Indonesia, Agus Jabo Priyono, menutup secara resmi kegiatan Jambore Kreativitas
Anak Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se-Jawa Tengah di Guci Forest,
Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu, (9/7/2025).
Kegiatan Jambore
ini diikuti oleh 650 Anak Panti Asuhan yang ada di Jawa Tengah. Turut dihadir dalam penutupan
tersebut Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, jajaran Kementerian Sosial, Kepala
Dinas Sosial kabupaten/kota se-Jawa Tengah, serta sejumlah pejabat di
lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal.
Dalam
sambutannya, Wakil Menteri Sosial menekankan pentingnya memastikan
kesejahteraan anak-anak Indonesia sebagai bagian dari cita-cita besar bangsa
dalam mewujudkan keadilan sosial. Ia menyampaikan bahwa perhatian terhadap
anak-anak, khususnya yang berada dalam pengasuhan alternatif seperti panti
asuhan, merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.
“Cita-cita kita
bersama adalah bagaimana kemudian kita bisa membuat seluruh rakyat Indonesia
bisa tersenyum, bisa gumuyu, tidak boleh ada anak-anak bangsa Indonesia yang
miskin. Presiden menginginkan seluruh rakyat Indonesia agar bisa gumuyu, bisa
tersenyum,” ujarnya.
Sejalan dengan
semangat tersebut, Jambore tahun ini mengusung tema Mewujudkan Anak yang
BERIMAN (Berkarakter, Inovatif, dan Mandiri) yang mencerminkan komitmen kuat
untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual,
tetapi juga tangguh secara emosional dan spiritual.
Melalui berbagai
kegiatan luar ruang yang edukatif dan kolaboratif, jambore ini menjadi sarana
pembinaan karakter, ruang ekspresi, sekaligus proses pembelajaran yang
menyeluruh bagi para peserta. Harapannya, anak-anak binaan LKSA dapat tumbuh
dengan lebih baik, memiliki daya saing, dan terbebas dari belenggu kemiskinan
akibat keterbatasan akses pengetahuan dan penguatan nilai-nilai diri.
Wakil Bupati
Tegal Ahmad Kholid dalam kesempatan yang sama turut menyampaikan pandangan
senada mengenai pentingnya pembentukan karakter generasi muda dalam menghadapi
tantangan zaman.
“Sebagaimana
kita rasakan bersama, bahwa di tengah arus digital dan globalisasi, kita sangat
membutuhkan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga
tangguh secara emosional dan kuat secara spiritual,” ujar Kholid.
Wakil Bupati
Kholid menambahkan bahwa kegiatan Jambore Kreativitas Anak LKSA ini juga
menjadi momentum strategis untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat
solidaritas antarlembaga pengasuhan anak se-Jawa Tengah. Selain sebagai wahana
peningkatan kapasitas diri dan kreativitas, kegiatan ini memberikan pengalaman
sosial yang membangun serta memperluas wawasan anak-anak dalam suasana yang
inklusif dan menyenangkan.