Diposting pada 24 August 2026, 10:52 Oleh BN
Pucangluwuk, Tegal - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University melaksanakan program Limbah ASRI (Aksi Sinergi Ramah Inovasi) di Desa Pucangluwuk, pada 31 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pucangluwuk tersebut menyasar ibu-ibu Kader PKK sebagai upaya mendorong pemanfaatan limbah organik pertanian menjadi produk yang lebih bernilai guna.
Program Limbah ASRI dilatarbelakangi oleh potensi sektor pertanian di Desa Pucangluwuk yang menghasilkan berbagai jenis limbah organik, seperti sisa tanaman dan hasil pertanian. Melalui program ini, mahasiswa KKNT IPB University mengajak masyarakat untuk mengelola limbah tersebut melalui proses fermentasi menjadi eco-enzyme.
Kegiatan dilaksanakan melalui rangkaian sosialisasi, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung. Para kader PKK mendapatkan edukasi mengenai jenis bahan organik yang dapat dimanfaatkan, tahapan pembuatan eco-enzyme, hingga hal-hal yang perlu diperhatikan selama proses fermentasi.
Pendekatan praktik langsung dilakukan agar peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah. Dengan demikian, pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat terus diterapkan dan dikembangkan di lingkungan masyarakat setelah kegiatan berakhir.
Dalam praktiknya, limbah organik pertanian yang tersedia di lingkungan Desa Pucangluwuk dimanfaatkan sebagai bahan baku eco-enzyme. Produk hasil fermentasi tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pengelolaan lingkungan dan pertanian. Sementara itu, ampas padat yang dihasilkan dari proses fermentasi juga dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan organik untuk lahan budidaya.
Selain mengenalkan proses pembuatan, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemilihan bahan organik dan perawatan selama masa fermentasi. Peserta turut diarahkan untuk memperhatikan kondisi wadah serta penumpukan gas selama proses berlangsung.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para kader PKK. Peserta menunjukkan antusiasme dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, hingga praktik pembuatan eco-enzyme.
Pemanfaatan limbah organik tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat. Pengolahan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar dapat menjadi salah satu upaya mengoptimalkan sumber daya lokal sekaligus mengurangi kebutuhan terhadap produk tertentu dari luar.
Program Limbah ASRI diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan pengelolaan limbah organik yang lebih bijak di Desa Pucangluwuk. Melalui peran kader PKK sebagai penggerak di tengah masyarakat, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat terus diterapkan secara mandiri dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Kolaborasi antara mahasiswa KKNT IPB University dan masyarakat Desa Pucangluwuk tersebut menjadi salah satu contoh pemanfaatan potensi lokal melalui inovasi sederhana. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah pertanian yang sebelumnya berpotensi menjadi sisa buangan dapat diolah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.