Diposting pada 21 February 2026, 12:10 Oleh ZUL
Slawi – Pemerintah Kabupaten Tegal menggelar kegiatan istighosah dan doa bersama sekaligus refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tegal di Pendopo Amangkurat, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan yang
berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Tegal, tokoh
agama, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal, pimpinan BUMD se-Kabupaten Tegal, Ketua Partai Politik, perwakilan organisasi keagamaan,
serta unsur masyarakat.
Acara diawali dengan sholat
tarawih berjamaah, dilanjutkan istighosah dan doa bersama sebagai bentuk
ikhtiar spiritual memohon perlindungan dan keberkahan bagi Kabupaten Tegal.
Sekretaris Daerah
Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, selaku ketua panitia kegiatan, dalam laporannya
menyampaikan bahwa istighosah ini merupakan wujud ikhtiar batin di tengah
berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal dalam
beberapa waktu terakhir.
“Bencana yang terjadi
menimbulkan kerugian baik materi maupun nonmateri. Melalui kegiatan ini, kita
memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Tegal senantiasa diberikan
perlindungan, serta para korban bencana diberikan kekuatan dan kesabaran dalam
menghadapi cobaan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga
menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Tegal H. Ischak
Maulana Rohman bersama Wakil Bupati Akhmad Kholid. Pada kesempatan tersebut,
diputar video capaian pembangunan yang telah ditorehkan Pemerintah Kabupaten
Tegal selama satu tahun terakhir.
Dalam sambutannya,
Bupati Ischak Maulana Rohman menegaskan bahwa tayangan video tersebut bukan
sekadar dokumentasi kegiatan, melainkan refleksi perjalanan satu tahun memimpin
Kabupaten Tegal.
“Mulai dari perbaikan
infrastruktur jalan dan jembatan, renovasi rumah tidak layak huni, perbaikan
dan renovasi sekolah, hingga program Sadesa (Satu Desa Satu Sarjana) yang
merupakan investasi bagi generasi muda Kabupaten Tegal di masa mendatang,”
ungkapnya.
Menurutnya, istighosah
dan doa bersama ini menjadi bentuk ikhtiar kepada Allah SWT agar Kabupaten
Tegal senantiasa mendapatkan perlindungan, semakin maju, tangguh, dan luwih
apik.
Ia mengaku tidak terasa
satu tahun masa kepemimpinan telah dilalui. “Saat video tadi ditampilkan, saya
merasa terharu. Ternyata sudah satu tahun kami memimpin Kabupaten Tegal, terasa
sangat cepat. Karena itu saya selalu berpesan kepada para Kepala OPD untuk
bekerja cepat dan responsif. Jika tidak cepat, akan banyak keluhan dari
masyarakat. Waktu akan terbuang sia-sia jika kita hanya menunggu tanpa
kreativitas,” tegasnya.
Bupati Ischak juga
menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tegal atas
dukungan yang diberikan selama ini. Dukungan tersebut menjadi energi dan
semangat bagi dirinya bersama Wakil Bupati untuk terus bekerja lebih baik.
Ia menyadari bahwa
sebagai pemimpin terdapat konsekuensi pengorbanan, termasuk berkurangnya waktu
bersama keluarga. “Sebagai pemimpin kita harus siap dengan segala konsekuensi.
Kita harus siap menderita demi masyarakat. Bekerja baik pun akan tetap menjadi
sorotan, apalagi jika tidak maksimal,” ujarnya.
Terkait kondisi
bencana, Bupati menegaskan bahwa ujian yang terjadi tidak hanya dialami
Kabupaten Tegal, tetapi juga wilayah lain di bawah kaki Gunung Slamet. Ia
meyakini setiap ujian yang diberikan merupakan tanda bahwa Allah SWT menilai
umat-Nya mampu menghadapinya.
Dalam kesempatan
tersebut, Bupati juga menyampaikan sejumlah agenda pembangunan yang sedang dan
akan dilaksanakan, di antaranya percepatan perbaikan Jalan Raya Margasari serta
rencana perbaikan Jalan Yamansari–Bojong yang telah dianggarkan pada tahun ini.
Selain itu, ia
menginformasikan bahwa Kabupaten Tegal kini telah memiliki Kantor Imigrasi yang
sementara menempati Gedung Gerakan Organisasi Wanita (GOW) di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Tegal. Kehadiran layanan tersebut diharapkan semakin memudahkan
masyarakat dalam mengakses pelayanan keimigrasian.
“Dengan berbagai
kolaborasi dan jejaring bersama Pemerintah Pusat, insyaallah kami akan terus
meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tegal,” pungkasnya.