Diposting pada 18 June 2026, 18:43 Oleh JAI
Slawi – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tegal terus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri media melalui dukungan terhadap kerja sama Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri Tegal dengan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Slawi FM. Kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang komunikasi dan penyiaran melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan praktik di lapangan.
Penandatanganan kerja sama dan
pembekalan kepada mahasiswa berlangsung di Gedung Sekretariat PPNI Kabupaten
Tegal, Kamis (18/06/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Program Studi S1
Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri Tegal Himawan Ardhi Ristanto beserta
jajaran dosen dan puluhan mahasiswa. Hadir pula Kepala Diskominfo Kabupaten
Tegal sekaligus Ketua Dewan Pengawas LPPL Radio Slawi FM Nurhayati, Sekretaris
Dewas Kusnianto, Anggota Dewas Toto Subandrio, Direktur Utama LPPL Radio Slawi
FM Apun Yudoko, serta Direktur Program dan Teknik LPPL Radio Slawi FM Chairul
Falah.
Kepala Program Studi S1 Ilmu
Komunikasi Universitas Harkat Negeri Tegal, Himawan Ardhi Ristanto,
menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Diskominfo Kabupaten Tegal
dan manajemen LPPL Radio Slawi FM dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa
melalui pengalaman belajar berbasis praktik.
“Kerja sama ini bertujuan untuk
meningkatkan kompetensi mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi agar mereka dapat mengenal
secara langsung dunia broadcast. Kami berharap sinergi ini dapat berjalan
berkelanjutan dan memberikan dampak positif dalam jangka panjang,” ujar
Himawan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala
Diskominfo Kabupaten Tegal sekaligus Ketua Dewan Pengawas LPPL Radio Slawi FM,
Nurhayati, memberikan pembekalan mengenai pentingnya literasi digital kepada
mahasiswa. Ia mengingatkan generasi muda untuk memanfaatkan teknologi secara
bijak serta menjaga etika dalam bermedia sosial.
“Gunakan smartphone untuk
mengakses hal-hal yang positif dan bermanfaat. Kita harus cerdas memilah
informasi dan menjaga etika dalam bermedia sosial,” pesan Nurhayati.
Direktur Utama LPPL Radio Slawi
FM, Apun Yudoko, memaparkan perkembangan industri penyiaran yang terus
bertransformasi mengikuti kemajuan teknologi. Menurutnya, radio saat ini telah
berkembang menjadi media yang interaktif dan terintegrasi dengan berbagai
platform digital.
“Radio kini tidak lagi hanya
berfokus pada audio konvensional, melainkan telah bertransformasi menjadi media
sosial, wadah komunitas, sekaligus portal berita yang interaktif,” jelas Apun.
Sementara itu, Direktur Program
dan Teknik LPPL Radio Slawi FM, Chairul Falah, menekankan pentingnya inovasi
dan adaptasi dalam menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat. Ia
berharap kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti melalui praktik penyiaran
secara langsung bagi mahasiswa.
“Di era digital ini kita dituntut
untuk selalu kreatif. Slawi FM kini telah bertransformasi menjadi media digital
multiplatform. Kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut pada praktik
broadcasting secara langsung. Universitas Harkat Negeri sebagai konseptualnya
dan Slawi FM sebagai laboratoriumnya,” ungkap Falah.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto
bersama dan kunjungan ke Studio LPPL Radio Slawi FM. Dalam kunjungan tersebut,
mahasiswa dan dosen berkesempatan melihat secara langsung proses produksi
siaran, teknis penyiaran, hingga pengelolaan media digital.
Melalui fasilitasi dan dukungan
Diskominfo Kabupaten Tegal, sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga
penyiaran publik diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia di bidang
komunikasi yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi dinamika industri media
di era digital.