Diposting pada 29 May 2026, 08:44 Oleh ZUL
Mekkah – Rombongan
jamaah haji Kabupaten Tegal Kloter 3 telah menyelesaikan rangkaian puncak
ibadah haji pada 9 - 10 Dzulhijah 1447 Hijriah atau 26 - 27 Mei 2026 setelah
melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
Usai pelaksanaan wukuf,
sekitar pukul 23.00 waktu setempat, jamaah dipindahkan secara bertahap dari
tenda di Arafah menuju Muzdalifah menggunakan tujuh armada bus yang disediakan
Pemerintah Arab Saudi.
Salah satu jamaah yang
turut mendampingi rombongan Kloter 3 Kabupaten Tegal, Kusnianto, menjelaskan
bahwa jamaah hanya melintas di kawasan Muzdalifah tanpa turun untuk bermalam
atau mabit. Kebijakan tersebut dilakukan Pemerintah Arab Saudi karena kondisi
malam yang padat dan demi kelancaran mobilitas jamaah.
“Dalam istilah Arab
disebut murur, yaitu pergerakan jamaah dari Arafah menuju Mina dengan hanya
melewati kawasan Muzdalifah menggunakan bus tanpa turun untuk mabit,” jelasnya.
Setelah itu, rombongan
langsung menuju Mina dan menempati tenda-tenda yang telah disiapkan Pemerintah
Arab Saudi untuk bermalam. Jamaah haji Kabupaten Tegal menempati Maktab Nomor 5
di Mina bersama jutaan jamaah haji dari berbagai negara.
Menurut Kusnianto,
setelah wukuf di Arafah, jutaan jamaah haji dari seluruh dunia bergerak menuju
Mina menggunakan ribuan armada bus yang telah disiapkan Pemerintah Arab Saudi.
Setibanya di Mina,
jamaah melanjutkan rangkaian wajib haji dengan melaksanakan lempar Jumrah
Aqabah pada 10 Dzulhijah di kawasan Jamarat Mina. Lokasi maktab menuju tempat
lempar jumrah berjarak sekitar 7,5 kilometer dan ditempuh dengan berjalan kaki
kurang lebih 60 menit.
Prosesi lempar jumrah
dilakukan dengan melempar tujuh batu kerikil yang telah dipersiapkan
sebelumnya. Sementara bagi jamaah lanjut usia maupun berisiko tinggi,
pelaksanaan lempar jumrah dapat dibadalkan oleh anggota keluarga maupun
pendamping.
Usai melaksanakan
lempar Jumrah Aqabah, jamaah Kabupaten Tegal mendapat skema tanazul atau
keringanan untuk langsung kembali ke hotel masing-masing di Makkah tanpa harus
kembali ke Mina. Kebijakan tersebut diterapkan karena jarak maktab yang cukup
jauh dari lokasi Jamarat, sekaligus untuk mengurai kepadatan di tenda Mina dan
menjaga keselamatan jamaah, khususnya jamaah lanjut usia dan rentan. Jarak
hotel menuju lokasi lempar jumrah juga lebih dekat, yakni sekitar 2,5
kilometer.
Pada 11 dan 12
Dzulhijah, jamaah dijadwalkan kembali melaksanakan lempar jumrah ula, wustha,
dan aqabah. Selanjutnya, jamaah akan melaksanakan thawaf
ifadah, sai, dan tahalul di Masjidil Haram sebagai penutup rangkaian ibadah
haji.
Apabila seluruh tahapan
tersebut telah selesai dilaksanakan, maka seluruh rangkaian wajib haji jamaah
dinyatakan tuntas.
Rencananya, rombongan jamaah haji Kloter 3 Kabupaten Tegal akan check out dari hotel pada Selasa malam pukul 23.00 waktu setempat untuk kemudian diberangkatkan menuju Bandara Jeddah dan kembali ke Tanah Air pada Rabu pagi, 3 Juni 2026.