Diposting pada 04 July 2026, 17:02 Oleh ZUL
Slawi – Pemerintah Kabupaten Tegal kembali menggelar kegiatan Bupati Tilik Desa di Desa Suradadi, Kecamatan Suradadi, Jumat (3/7/2026). Program yang menjadi agenda rutin setiap akhir pekan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Tegal untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Berbagai layanan publik
dihadirkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya pelayanan Pajak Bumi dan
Bangunan (PBB) serta pajak daerah, pelayanan BPJS Kesehatan, BPJS
Ketenagakerjaan, perpanjangan SIM A dan SIM C, pembayaran pajak tahunan
kendaraan bermotor, pelayanan keluarga berencana (KB), pemeriksaan kesehatan
hewan ternak, pelayanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan dan
cek gula darah, donor darah, perpustakaan keliling, pelayanan perizinan usaha,
hingga bazaar bahan pangan murah.
Bupati Tegal Ischak Maulana
Rohman pada kesempatan tersebut tidak dapat hadir secara langsung karena sedang
melaksanakan tugas kedinasan di Medan, Sumatera Utara. Kehadirannya diwakili
oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud yang turut memimpin
rangkaian kegiatan, termasuk dialog interaktif bersama masyarakat pada malam
harinya.
Dalam sambutannya, Amir Makhmud
menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung
terselenggaranya kegiatan Bupati Tilik Desa di Desa Suradadi, khususnya
masyarakat setempat yang telah berpartisipasi aktif sehingga kegiatan dapat
berjalan dengan lancar.
“Bapak Bupati Tegal Ischak
Maulana Rohman menyampaikan salam kepada seluruh masyarakat Desa Suradadi.
Beliau berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas kedinasan di luar
daerah. Namun demikian, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat malam ini
akan tetap kami tampung dan tindak lanjuti sesuai kewenangan Pemerintah
Kabupaten Tegal,” ujar Amir.
Dialog interaktif menjadi salah
satu agenda yang paling dinantikan masyarakat. Dalam sesi tersebut, warga
diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, maupun
pertanyaan secara langsung kepada Sekretaris Daerah dan para kepala organisasi
perangkat daerah (OPD) yang hadir.
Salah satu warga, Subhan,
menyampaikan persoalan sampah yang menumpuk serta kondisi drainase yang sempit
sehingga menyebabkan banjir saat musim penghujan tiba.
Menanggapi hal tersebut,
perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal menyatakan akan segera
menindaklanjuti dengan menambah armada pengangkut sampah di wilayah Suradadi.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah berbasis
rumah tangga melalui konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Sementara itu, Kepala Dinas
Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tegal menyampaikan
pihaknya akan segera melakukan survei lapangan guna mengidentifikasi kondisi
drainase yang ada. Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam
menentukan langkah penanganan yang tepat dan efektif.
Selain dialog bersama masyarakat,
kegiatan malam hari juga diisi dengan sosialisasi dari Badan Pusat Statistik
(BPS) Kabupaten Tegal terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi. Kepala BPS Kabupaten
Tegal Bambang Wahyu Ponco Aji mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif
dalam mendukung pendataan yang dilakukan petugas sensus.
“Kami berharap masyarakat dapat
menerima petugas sensus yang datang ke rumah-rumah warga dan memberikan jawaban
yang jujur sesuai kondisi sebenarnya. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi
dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan pengambilan keputusan
pemerintah di masa mendatang,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial
kepada masyarakat, pada akhir kegiatan Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Badan
Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan dan santunan
kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu di Desa Suradadi.
Melalui program Bupati Tilik
Desa, Pemerintah Kabupaten Tegal terus berupaya menghadirkan pelayanan yang
lebih dekat, cepat, dan mudah diakses masyarakat. Selain itu, program ini juga
menjadi sarana efektif untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga
dalam mewujudkan pembangunan daerah yang responsif terhadap kebutuhan
masyarakat.