♣   SMSLaporBupati di 085.6000.8070.9  ♣  

Museum Semedo

museum semedo

Semedo merupakan nama desa sekaligus perbukitan yang menyatu dengan Pegunungan Serayu Utara di Kecamatan Kedungbanteng, 30 kilometer sebelah timur kota Slawi atau 20 kilometer dari Suradadi, Kabupaten Tegal. Semedo semula hanya sebuah desa biasa. Sebagian besar penduduknya petani. Mereka membuka lahan perbukitan untuk bercocok tanam.

Dikenal sejak tahun 2005, ketika beberapa orang penduduk Desa Semedo – Dakri, Duman, Sunardi, Anshori – menemukan fosil-fosil binatang vertebrata di kawasan hutan Semedo, kemudian LSM Gerbang Mataram mengekspos temuan fosil-fosil binatang vertebrata dari hutan Semedo ke media cetak dan elektronik. Selanjutnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal melaporkan temuan tersebut kepada Bupati Tegal, dan meminta kepada Balai Arkeologi Yogyakarta untuk melakukan penelitian.

Saat ini Pemerintah Kabupaten sedang membangun Museum Purbakala Semedo seperti Museum Purbakala di  Sangiran dan menjadikannya pusat situs zaman Pra Sejarah. Situs Semedo lebih tua dari situs di Sangiran. Terbukti, fosil yang kali pertama ditemukan di Semedo, usianya sekitar 1,5 juta tahun dan 700.000 tahun yang lalu.

Daftar Alamat Museum Semedo
No  Nama  Telp.