♣   SMSLaporBupati di 085.6000.8070.9  ♣  
Perindag, Koperasi, UKM

 

Perkembangan dunia industri di Kabupaten Tegal tidak begitu pesat selama kurun waktu 5 tahun terakhir. Jumlah unit usaha industri kecil pada tahun 2011-2015 setiap tahun tetap yaitu 28.980 unit dan mengalami penurunan menjadi 24.362 unit. Demikian halnya dengan tenaga kerja yang terserap relatif stabil yaitu 115.421 orang dari tahun 2011-2013 dan menurun menjadi 107.831 orang pada tahun 2015 dengan nilai produksi sebesar Rp 781.348.000.000,-. Perkembangan yang serupa terjadi pada industri besar, yang selama lima tahun terakhir jumlah unit usahanya stagnan, tercatat pada tahun 2011 sebanyak 9 unit usaha besar mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 5.680 orang, dengan nilai produksi sebanyak Rp. 271.348.000.000,-. Sedangkan di tahun 2014 terdapat kenaikan jumlah unit usaha menjadi 16 dengan tenaga yang tererap meningkat menjadi 6.036 orang. Perkembangan stagnan terjadi pada industri rumah tangga, yang selama tiga tahun terakhir jumlah unit usahanya tidak mengalami penambahan, yaitu sebanyak 1.874 unit usaha mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 790 orang.

Untuk mendukung aktivitas perdagangan, pemerintah daerah menyediakan sarana perdagangan berupa pasar tradisonal yang jumlahnya sebanyak 26 unit tersebar di seluruh kecamatan dan 6 unit pasar lokal. Selain itu, terdapat pula pasar swalayan sebanyak 4 unit dan 30 unit minimarket serta 1.271 unit pertokoan/warung/kios yang diprakarsai oleh pihak swasta. Keberadaan sarana perdagangan tersebut, semakin mendorong roda perekonomian di Kab.Tegal.

Untuk pengembangan usaha, telah tumbuh dan berkembang perkoperasian di Kabupaten Tegal. Pada tahun 2014 ada sebanyak 575 unit koperasi primer yang berhasil dibentuk, 279 buah diantaranya masih aktif, dan sisanya sebanyak 296 keberadaannya tidak aktif. Koperasi primer tersebut, terdiri atas 24 buah KUD dan 551 non KUD. Dalam pengembangan usaha tidak hanya melibatkan pengusaha kecil, tetapi juga pengusaha menengah dan besar. Berdasarkan data dari Dinas Koperasi UKM dan Pasar, jumlah pengusaha kecil selama lima tahun terakhir mengalami pasang surut, dan pada tahun 2011 terdapat 56.333 pengusaha kecil menengah, sedangkan tahun 2014 cenderung menurun yaitu sebanyak 29.134 pengusaha kecil menengah dengan jumlah tenaga kerja yang terserap 120.351 orang . Jumlah pengusaha besar tetap dalam lima tahun terakhir, yaitu 422 pengusaha besar. Masing-masing menyerap tenaga kerja sebanyak 6.036 orang.

 

Sumber : Sistem Informasi Profil Daerah (SIPD) Kabupaten Tegal Tahun 2015 (Cetak Th 2016)

 

Harga Kebutuhan

Harga kebutuhan berdasarkan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal adalah :

Beras IR 64 ( kw premium ) : 8.500 / Kg
Beras IR 64 ( kw medium ) : 8.000 / Kg
Gula Pasir Kristal ( kw medium ) : 12.500 / Kg
Minyak Goreng Curah (tanpa merek) : 26.000 / Liter
Minyak Goreng merk Bimoli (botol) : 14.700 / Liter

Daftar Harga lengkap...

Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal
Update : Kamis, 23 Maret 2017