♣   SMSLaporBupati di 085.6000.8070.9  ♣  
Home | Artikel | YUK MARI KENALI KANKER SERVIKS
2017-09-26 14:29:29

Oleh : Patriawati Narendra, SKM *)

Wanita merupakan aset bangsa, melalui wanitalah perkembangan dan kemajuan generasi muda dipertaruhkan, wanita yang kuat dan sehat merupakan pioner pondasi kekuatan dan sekaligus merupakan aset bagi bangsa dan negara. Tapi bagaimana bila wanita sebagai aset bangsa dan negara terancam penyakit yang mematikan? Penyakit yang menyerang organ reproduksi wanita, yang mana organ tersebut sangat penting untuk melestarikan sebuah generasi.

Penyakit itu bernama kanker serviks. Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus (HPV) yang menyerang organ reproduksi wanita yang lebih tepatnya berada pada leher rahim atau pintu masuk rahim yang sempit dan berada diantara kemaluan dan rahim wanita. Penderita kanker serviks di Indonesia mencapai sepertiga dari total penderita kanker. Setiap tahun terdapat wanita meninggal karena menderita kanker serviks. Penyakit ini merupakan  penyakit yang ditakuti wanita karena jenis kanker ini menempati posisi paling atas sebagai penyebab kematian wanita.

Kanker serviks adalah  kanker yang terjadi pada serviks uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina). Kanker ini biasanya terjadi pada wanita yang telah berumur, tetapi bukti statistik menunjukkan bahwa kanker serviks dapat juga menyerang wanita yang berumur antara 20-30 tahun. Kanker serviks (kanker leher rahim) termasuk dalam kategori tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim atau serviks (bagian terendah dari rahim) yang menempel pada puncak vagina.  Kanker leher rahim merupakan  salah  satu  penyebab utama kematian perempuan yang berhubungan dengan kanker. Diseluruh dunia, diperkirakan terjadi sekitar 500.000 kanker serviks baru dan 250.000 kematian setiap tahunnya dansekitar 80% terjadi di negara -negara berkembang. Jumlah penderita kanker leher rahim di Indonesia sekitar 200 ribu setiap tahunnya dan menduduki peringkat kedua setelah kanker payudara.

Kanker leher rahim atau kalau dalam bahasa latin disebut Carcinoma Cervicis Uteri, merupakan  tumor ganas yang paling ganas yang paling sering dijumpai pada wanita, juga merupakan tumor ganas yang paling banyak diderita dari semua tumor ganas alat kelamin wanita. Bila ingin mengetahui seberapa tinggi angka kejadian tumor ganas ini ialah bahwa kanker Leher Rahim merupakan 1% dari semua tumor ganas pada wanita dan merupakan 66% dari semua tumor ganas alat kelamin wanita.

Kanker Leher Rahim adalah  tumor ganas yang mengenai lapisan permukaan (epitel) dari leher rahim atau mulutrahim, dimana sel - sel permukaan (epitel) tersebut mengalami penggandaan dan berubah sifat tidak seperti sel yang normal. Penggandaan sel yang tidak

menuruti aturan yang normal itu dapat membentuk tumor atau dungkul kadang - kadang luka atau borok, yang memberi keluhan atau gejala keputihan yang berbau atau perdarahan. Satu lagi sifat dari sel ganas ini ialah dapat menyebar baik secara langsung disekitar panggul maupun menyebar jauh lewat saluran getah bening atau pembuluh darah, misalnya ke paru, hati atau tulang.

Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada serviks uterus, suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim yang terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina).  Kanker serviks merupakan pertumbuhan dari suatu kelompok sel yang tidak normal pada serviks (mulut rahim). Perubahan ini biasanya memakan waktu beberapa tahun sebelum berkembang menjadi kanker.

Menurut WHO (2003)  Indonesia merupakan negara dengan penderita kanker mulut rahim nomor satu di dunia Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam  perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian. Kanker adalah sekelompok penyakit yang dicirikan dengan pertumbuhan dan penyebaran sel tidak terkontrol dan sel yang abnormal.Salah satu jenis penyakit kanker adalah kanker serviks.

A.    Gejala

Kanker serviks tahap dini tidak menunjukkan gejala .segera temui dokter bila Anda mengalami gejala-gejala kanker serviks sebagai berikut:

  • Pendarahan vagina
  • Sakit punggung
  • Sakit saat buang air kecil dan air seni keruh
  • Konstipasi kronis dan perasaan kembung walaupun perut dalam keadaan kosong.
  • Rasa nyeri saat berhubungan seks dan keputihan
  • Salah satu kaki membengkak
  • Kebocoran urin atau feses dari vagina

Penyebab utama kanker leher rahim adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Infeksi virus HPV dapat menyerang siapa saja, mulai dari perempuan berusia 20 tahun sampai perempuan yang tidak lagi dalam usia produktif. Beberapa faktor resiko dari infeksi virus HPV ini antara lain perempuan yang menikah pada usia kurang dari18 tahun beresiko 5 kali lipat terinfeksi virus HPV (Human Papilloma Virus), perempuan dengan aktifitas seksual tinggi dan berganti-ganti pasangan, perokok, memiliki riwayat penyakit kelamin, paritas (jumlah kelahiran), pemakaian alat kontrasepsi oral dalam jangka waktu lama. Telah banyak penelitian menemukan bahwa insidens kanker serviks pada usia muda makin meningkat dan tumor terlihat lebih agresif. Proporsi perempuan dibawah 35 tahun yang menderita kanker serviks meningkat dari 9% menjadi 25%.

Penyebab kanker serviks adalah Human Papilloma Virus (HPV) yang sering kali tidak menimbulkan gejala sampai pada tahap yang lebih parah. Banyak orang tidak tahu  kapan  mereka terinfeksi HPV dan banyak orang dapat menularkan infeksi HPV tanpa menyadarinya. Cara penularan kanker serviks dapat melalui jalur seksual dan non seksual. Untuk menghindari penularan melalui jalur seksual, penting untuk menjaga konsistensi dalam melakukan hubungan seksual pada satu pasangan. Sedangkan untuk mencegah  penularan kanker serviks melalui jalur non seksual dapat dilakukan dengan meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga kebersihan organ reproduksi wanita secara pribadi terutama saat toilet caring di toilet kantor, pasar dan tempat umum lainnya.

Faktor paling umum yang  menyebabkan  kanker adalah terinfeksi HPV. Virus ini ditularkan melalui hubungan seks baik oral maupun anal. Wanita aktif secara seksual biasanya memiliki potensi terkena penyakit ini. Wanita yang mempunyai partner seks lebih dari satu dan  juga wanita yang melakukan hubungan seks pada usia sebelum 16 tahun tanpa menggunakan pelindung mempunyai kemungkinan besar terkena penyakit ini. Beberapa vaksinasi telah dikembangkan untuk membunuh HPV yang merupakan penyebab 85% penderita kanker serviks. Vaksin ini ditujukan bagi perempuan berusia 9 sampai 26 tahun karena vaksin ini hanya bisa bekerja sebelum terjadi infeksi. Namun harga vaksin ini tergolong mahal sehingga menyebabkan  kekhawatiran bagi para penderitanya. Untuk itu, paps smear sangat penting untuk dilakukan.

Gambar 1. Pemeriksaan Paps Smear dan pengambilan sekret vagina

Masih ingatkah kita kepada penyakit yang diderita Julia Perez? Yup Jupe menderita kanker serviks, ada banyak hal yang kita dapat dari pelajaran kehidupan khususnya dalam mempelajari dan mengetahui apa itu kanker servik, bagaimana penanggulangannya dan apa saja gejala-gejalanya. Mengingat sangat pentingnya pengetahuan tentang kanker servik ini, mari kita kupas satu per satu, tingkatan stadium kanker servik ini :

1.      KANKER SERVIK STADIUM SATU

Stadium satu ditandai dengan sel kanker yang hanya ada di serviks dan ukuran kelainan nya kurang dari 3 mm. Penderita kanker pada stadium ini dapat diobati dengan  metode  radikal histerektomi atau radioterapi. Pada stadium ini kanker maih terdapat di leher rahim, stadium 1 dapat dibagi menjadi 2 tahap, yaitu Tahap 1A dan 1B masng masng tahap dibagi lagi menjadi Tahap 1A1 dan 1A2 sedanngkan  tahap 1B menjadi 1B1 dan 1B2.

 Pada tahap 1A pertumbuhan sangat kecil hanya dapat dilihat dengan mikroskop (atau colposcope). Tahap 1A1  kanker telah tumbuh kurang dari 3 milimeter (mm) ke dalam jaringan leher rahim, dan kurang dari 7mm lebar. Tahap 1A2  kanker telah tumbuh antara 3 dan 5 mm ke dalam jaringan serviks, tetapi masih kurang dari 7mm lebarnya.

Tahap 1B daerah kanker mulai meluas, tetapi kanker masih hanya dalam jaringan serviks dan  belum menyebar. Biasanya dapat dilihat tanpa mikroskop, tetapi tidak selalu terlihat. Pada tahap 1B1 kanker tidak lebih besar dari 4 cm (cm). Pada tahap 1B2 kanker lebih besar dari 4 cm.

 

stadium 1 A

         Gambar 2. Kanker Servik Stadium 1A

 

 

Kanker serviks stadium 1B

          Gambar 3. Kanker Servik Stadium 1B

 

2.      KANKER SERVIK STADIUM DUA

Kanker stadium  2 tentunya berbeda dengan kanker stadium 1, kanker pada stadium 2 ini sudah mulai menyebar di luar leher rahim  dan ke dalam jaringan sekitarnya, ukuran kanker sudah melebihi 4 cm, hanya memerlukan  radioterapi saja, kanker belum tumbuh ke dalam otot atau ligamen yg melapisi pelvis (dinding panggul) atau bagian bawah vagina sehingga harapan hidupnya masih  60%. Pada kanker servik stadium 2 ini dibagi menjadi tahap 2A dan 2B. Pada stadium kedua ini akan menyebabkan keputihan patogonis dan nyeri pada saat buang air kecil, pendarahan, bengkak pada kaki, sakit pada saat berhubungan seks, penurunan nafsu makan dan cepat lelah.

Kanker stadium 2A dibagi menjadi kanker servik stadium 2A1 yang berukuran  kurang dari 4 cm dan kanker servik 2B2 yang berukuran lebih dari 4 cm. Pada tahap kanker servik stadium 2B, kanker sudah menjalar ke jaringan leher rahim. 

 

 

                                   kanker serviks stadium 2

             Gambar 4. Kanker Serviks Stadium 2A

kanker serviks stadium 2B

Gambar 5. Kanker Serviks Stadium 2B

 

3.      KANKER SERVIK STADIUM TIGA

Kanker pada stadium ini kanker sudah menjalar  kedalam rongga panggul dan belum masuk sampai ke kandung kemih atau rektum. Tingkat keparahannya tentu  meningkat dari kanker stadium dua. Kanker stadium 3 dibagi menjadi 2 yaitu kanker stadium 3A dan 3B.  Kanker stadium 3A telah menyebar ke sepertiga bagian  bawah vagina namun belum sampai ke dinding panggul. Kanker stadium 3B sudah menyebar ke dinding panggul, saluran ureter terganggu sehingga bisa berdampak pada fungsi ginjal, kanker sudah menjalar ke kelenjar getah bening. Penderita kanker stadium 3 dan 4 harus mendapat kemoterapi dan radioterapi, kemoterapi memiliki efeksamping yaitu  penderita akan mengalami kelelahan, rambut rontok dan  muntah, harapan hidup penderita kanker servik berkisar 25%.

 

                                                   kanker serviks stadium 3A

                                                           Gambar 6. Kanker Servik Stadium 3 A

kanker serviks stadium 3b

 

          Gambar 7. Kanker Servik Stadium 3B

4.      KANKER SERVIK STADIUM EMPAT

Kanker servik stadium 4 ini sudah menyebar ke kandung kemih, rectum. Kanker stadium 4 terdiri 4A dan 4B. Stadium 4A kanker sudah menyebar ke kandung kemih, rektum dan kelenjar getah bening. Kanker stadium 4B telah  menjalar ke panggul dan kelejar getah bening lain seperti hati, perut, paru-paru, saluran pencernaan dan tulang. Kanker servik stadium 4 sepertinya telah jauh menjalar ke paru-paru.

 

Kanker serviks stadium 4A

         Gambar 8. Kanker Servik Stadium 4 A

 

Kanker serviks stadium 4b

Gambar  9.  Kanker Servik Stadium 4B

 

Adapun faktor resiko dari kanker servik ini meliputi :

a.       Perilaku seksual

Banyak faktor yang disebut-sebut mempengaruhi terjadinya kanker serviks. Pada berbagai penelitian epidemiologi menunjukkan bahwa golongan wanita yang mulai melakukan  hubungan seksual pada usia < 20 tahun atau mempunyai pasangan seksual yang berganti-ganti lebih berisiko untuk menderita kanker serviks. Faktor risiko lain yang penting adalah hubungan seksual suami dengan Wanita TunaSusila (WTS) dan dari sumber itu membawa penyebab kanker (karsinogen) kepada isterinya. Data epidemiologi yang tersusun sampai akhir abad 20, menyingkap kemungkinan adanya hubungan antara kanker serviks dengan agen yang dapat menimbulkan infeksi. Keterlibatan peranan pria terlihat dari adanya korelasi antara kejadian kanker serviks dengan kanker penis di wilayah tertentu. Lebih jauh meningkatnya kejadian tumor pada wanita monogami yang suaminya sering berhubungan seksual dengan banyak wanita lain menimbulkan konsep "Lelaki BerisikoTinggi (LBT)" sebagai vektor dari agen yang dapat menimbulkan infeksi. Banyak penyebab yang dapat menimbulkan kanker serviks, tetapi penyakit ini sebaiknya digolongkan ke dalam penyakit akibat hubungan seksual (PHS). Penyakit kelamin dan keganasan serviks keduanya saling berkaitan secara bebas, dan diduga terdapat korelasi non-kausal antara beberapa penyakit akibat hubungan seksual dengan kanker serviks.

a.       Kontrasepsi

Kondom dan diafragma dapat memberikan perlindungan. Kontrasepsi oral yang dipakai dalam jangka panjang yaitu lebih dari 5 tahun dapat meningkatkan risiko relatif 1,53 kali. WHO melaporkan risiko relatif pada pemakaian kontrasepsi oral sebesar 1,19 kali dan meningkat sesuai dengan lamanya pemakaian.

b.        Merokok

Tembakau mengandung bahan-bahankarsinogen baik yang dihisap sebagairokok/sigaret atau dikunyah. Asap rokok menghasilkan polycyclic aromatic hydrocarbon heterocyclic nitrosamines. Pada wanita perokok konsentrasi nikotin pada getah serviks 56 kali lebih tinggi dibandingkan di dalam serum. Efek langsung bahan-bahan tersebut pada serviks adalah menurunkan status imun lokal sehingga dapat menjadi kokarsinogen infeksi virus.

c.        Nutrisi

Antioksidan dapat melindungi DNA/RNA terhadap pengaruh buruk radikal bebas yang terbentuk akibat oksidasi karsinogen bahan kimia. Banyak sayur dan buah mengandung bahan-bahan antioksidan dan berkhasiat mencegah kanker misalnya advokat, brokoli, kol, wortel, jeruk, anggur, bawang, bayam, tomat. Dari beberapa penelitian ternyata defisiensi asam folat (folic acid), vitamin C, vitamin E, beta karoten/retinol dihubungkan dengan peningkatan risiko kanker serviks. Vitamin E, vitamin C dan beta karoten mempunyai khasiat antioksidan yang kuat. Vitamin E banyak terdapat dalam minyak nabati (kedelai, jagung, biji-bijian dan kacangkacangan). Vitamin C banyak terdapat dalam sayur-sayuran dan buah-buahan.

d.       Hygiene yang buruk

Ketika terdapat virus ini pada tangan seseorang, lalu menyentuh daerah genital, virus ini akan berpindah dan dapat menginfeksi daerah serviks atau leher rahim Anda. Cara penularan lain adalah di closet pada WC umum yang sudah terkontaminasi virus ini.Seorang penderita kanker ini mungkin menggunakan closet, virus HPV yang terdapat pada penderita berpindah ke close. Oleh karena itu agar tidak terkena kanker perlu dihindari beberapa hal sebagai berikut :

1.    Menghindari hubungan seks bebas

Sering bergonta-ganti pasangan seks dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker serviks.

2.    Menghindari rokok dan produk berbahan kimia berbahaya

30 persen wanita perokok aktif adalah penderita kanker serviks. Zat  kimia yang terkandung dalam rokok dapat menyebabkan infeksi virus kanker serviks. Kurangilah penggunaan sterofoam serta bahan plastik yang dipanaskan karena mengandung bahan kimia berbahaya

3.    Menghindari diet tidak seimbang

Diet merupakan kebiasanaan yang sering dilakukan wanita untuk mendapatkan tubuh ideal. Jika seseorang suka melakukan diet dengan kurang mengkonsumsi asupan buah dan sayur merupakan diet yang salah. Diet yang salah ini dapat memicu perkembangan  kanker serviks. Kandungan dalam sayur dan buah ini lah yang mampu menangkal virus yang bisa menyebabkan kanker serviks. Yang harus anda perhatikan juga adalah makanan dan minuman yang anda konsumsi jangan sampai mengandung zat kimia berbahaya seperti pewarna, penyedap rasa dan pengawet yang berlebihan. Jadi jangan  lupa untuk selalu menjaga kesehatan alat reproduksi anda untuk mencegah terjadinya serangan kanker serviks..mari kenali sejak dini dan selamatkan yang anda sayangi!!!

*) Staf P3AP2KB Kab Tegal

Artikel Lainnya

Oleh  Toto Subandriyo
Pengajar Mata Kuliah Perilaku dan Budaya Organisasi
Program Magister Manajemen STIE Bank BPD Jateng

Miris rasanya mengikuti perkembangan berita pengungkapan praktik korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu terakhir terhadap para penyelenggara negara. Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada awal tahun ini terhadap Bupati Klaten Sri Hartini rupanya tidak serta merta membuat nyali para koruptor ciut. Alih-alih merasa ciut dan jera, peristiwa serupa justru terulang dan terulang lagi di kemudian hari. OTT lagi, OTT lagi...

Detail artikel »

Oleh : Patriawati Narendra, SKM  *)

Era globalisasi seperti sekarang ini semakin memudahkan kita dalam mengkonsumsi berbagai makan dan minuman yang mengandung karbohidrat, mengandung kalori dengan jumlah yang cukup tinggi, restoran, fast food, makanan instan dan sejumlah kedai, kafe yang semakin menjamur dan ratusan jumlahnya tentunya akan membuat tantangan tersendiri bagi kita dalam memanage pola konsumsi asupan makanan dan minuman. Diabetes Mellitus merupakan momok yang paling menyeramkan di era globalisasi saat ini , mengingat DM selain diderita usia lansia, tak pelak lagi, kasus Diabetes Mellitus itu juga sudah menyerang kaum muda bahkan anak-anak hal itu menunjukkan makin buruknya tingkatan kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat modern.

Detail artikel »

Oleh : Agung R. Pamungkas, S.Kom *)

Perkembangan teknologi adalah suatu hal yang mutlak dan akan terus berjalan, bahkan terkadang teknologi juga berevolusi dan melakukan lompatan - lompatan yang terkadang tidak terbayangkan sebelumnya oleh manusia. Perkembangan teknologi yang sangat pesat dan masif juga terjadi pada perkembangan teknologi informasi. akhir-akhir ini Internet Of Things yang kemudian disebut IoT menjadi trending topics pada dunia teknologi informasi.

Detail artikel »

Oleh : Patriawati  Narendra, SKM *)

Flu burung adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza tipe A dan ditularkan oleh unggas. Penyakit flu burung yang ditularkan oleh virus Avian Influenza jenis H5N1 pada unggas dikonfirmasikan telah terjadi di Republik Korea, Vietnam, Jepang, Thailand, Komboja, Taiwan, Laos, China, Indonesia dan Pakistan. Sumber virus diduga berasal dari migrasi burung dan tranportasi unggas yang terinfeksi. (Balitbang Depkes, 2005).

Detail artikel »

Oleh  Toto Subandriyo
Kepala DKPP Kab. Tegal
Pengajar pada Program Magister Manajemen STIE Bank BPD Jateng

Sebagai tradisi generik Bangsa Indonesia, ritual Lebaran merupakan  sebuah keajaiban budaya. Dilihat dari skala gerak manusia, tak satu pun ritual budaya di negeri ini yang dapat menyamai masifnya perayaan Lebaran. Mobilitas puluhan juta orang dari tempat yang satu ke tempat lain terjadi secara masif dalam kurun waktu hampir bersamaan. Tak ayal  ketika peristiwa ini datang selalu memicu keras dinamika sosial ekonomi masyarakat.

Detail artikel »

Oleh : Patriawati Narendra, SKM *)

Jika flasback ke tahun 1970 maka sangat asing bagi kita untuk mengenal tentang HIV AIDS. Kasus penyakit yang tak pernah terbayangkan dibenak kita, tak ada obatnya, tak akan bisa sembuh. Namun ternyata kasus tersebut sekarang menjadi primadona dalam ranah pencegahan penyakit infeksi di Indonesia, bagaimana tidak. Jumlah kasus ibu dengan HIV positif menempati posisi pertama mengalahkan kasus HIV pada populasi beresiko WPS (Wanita Pekerja Seks) tentu hal ini sangat mencengangkan, ibu rumah tangga yang tidak berperilaku beresikopun ternyata menjadi peringkat pertama  paling terinfeksi HIV. Sebuah negara akan kuat jika memiliki rakyat yang sehat dan cerdas, tapi bagaimana hal itu bisa terwujud jika fondasi utama sebuah negara rentan terinfeksi,bagaimana dengan generasi penerus bangsaini, sangat ironis sekali .

Detail artikel »

Oleh Toto Subandriyo
Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP)

Menteri Perdagangan telah mengeluarkan Permendag Nomor 27/2017 menggantikan Permendag Nomor 63/2016 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen. Permendag yang baru ini mengeluarkan komoditas cabai, dan memasukkan minyak goreng, daging beku, daging ayam dan telur ayam ras, ke daftar harga acuan. Sehingga komoditas yang diatur menjadi beras, jagung, kedelai, gula, minyak goreng, bawang merah, daging beku, daging sapi segar, daging ayam dan telur ayam ras.

Detail artikel »

Oleh M. Chandra Fighi I. *)

Bagi para programmer / pengembang aplikasi terutama aplikasi berbasis web, tentunya sudah banyak yang mengenal framework Laravel, framework php yang sangat fenomenal, kenapa fenomenal? Karena laravel merupakan framework baru tetapi kualitas dan daya tarik Laravel mampu menarik minat para programmer/pengembang aplikasi web untuk menggunakannya. Beberapa daya tarik dari Laravel adalah library yang lengkap dan dokumentasi yang lengkap juga. Tapi artikel kali ini saya bukan membahas tentang Laravel, tetapi saya akan membahas tentang "sang anak" dari Laravel yaitu Lumen. Apa itu lumen dan apa kegunaannya?

Detail artikel »

Oleh : Afiati Hary Kresnawati *)

Barangkali kita pernah menjumpai kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan teman atau saudara kita tiba-tiba berubah dari semula terdaftar pada fasilitas kesehatan yang sebelumnya menjadi terdaftar sebagai peserta pada fasilitas kesehatan yang berbeda. Tentunya hal itu sangat mengejutkan dan merepotkan peserta jika tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Dengan terbitnya Peraturan BPJS Kesehatan Nomer 1 Tahun 2017 tampaknya fenomena tersebut akan lebih banyak terjadi karena BPJS Kesehatan berwacana untuk melaksanakan pemerataan peserta di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Detail artikel »

Oleh Toto Subandriyo
Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kab. Tegal

Usaha peternakan unggas rakyat, utamanya ayam petelur, beberapa bulan terakhir ini dalam kondisi mengkhawatirkan. Kondisinya persis seperti digambarkan dalam peribahasa "bagaikan telur di ujung tanduk", dalam kondisi bahaya dan harus segera diselamatkan. Sudah beberapa bulan harga telur ayam di tingkat peternak di sejumlah daerah di Indonesia terjun bebas hingga mencapai Rp 13.800 per kilogram, jauh dari titik impas (break even point) Rp 16.500-Rp 17.000 per kilogram.

Detail artikel »

 

1 2 3 4 5 6 next »

Harga Kebutuhan

Harga kebutuhan berdasarkan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal adalah :

Beras IR 64 ( kw premium ) : 10.700 / Kg
Beras IR 64 ( kw medium ) : 9.850 / Kg
Gula Pasir Kristal ( kw medium ) : 11.500 / Kg
Minyak Goreng Curah (tanpa merek) : 27.000 / Liter
Minyak Goreng merk Bimoli (botol) : 14.000 / Liter

Daftar Harga lengkap...

Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal
Update : Kamis, 19 Oktober 2017